Langkah-langkah Hipnosis

Posted: 22 Juli 2011 in Alam Bawah Sadar

Mungkin sampeyan (yg membaca note ini) juga mempunyai pertanyaan yang sama dengan teman saya tersebut??
Oke… semoga catatan ini sedikit mencerahkan.
Untuk melakukan hipnosis, tentu sampeyan harus PAHAM terlebih dahulu bagaimana cara kerja pikiran, bagaimana mekanisme hipnosis, dan bagaimana langkah-langkah dalam melakukan hipnosis.
Dan yang akan saya tulis disini adalah struktur PALING dasar dalam melakukan hipnosis.
yaitu dimulai dengan :

PRA-INDUKSI.
Saat pra induksi biasanya seorang hypnotist (pelaku hipnotis) membangun keakraban dengan calon suyet (orang yang dihipnotis) dengan memberi pemahaman tentang hipnosis.

TES SUGESTIVITAS.
Tes sugestivitas wajib dilakukan untuk mengetahui tingkat sugestivitas seseorang, dan untuk menentukan teknik induksi nantinya.

INDUKSI.
Induksi adalah langkah untuk membawa sesoerang dari kondisi normal (beta) ke kondisi hipnosis (alpha-theta).
Secara umum jenis induksi dibagi menjadi dua kekompok.
1. Induksi Normal (menggunakan rileksasi).
– Rileksasi Tubuh untuk orang dengan tingkat sugestivitas Moderat.
– Rileksasi Total (tubuh & pikiran) untuk orang dengan tingkat sugestivitas Sulit.
2. Induksi Cepat.
Induksi cepat hanya untuk orang dengan tingkat sugestivitas tinggi atau mudah dihipnosis, induksi jenis inilah yang sering kita lihat pada StageHipnosis (hipnotis untuk hiburan).

DEEPENING.
Dilakukan untuk memperdalam trance level seseorang, semakin dalam trance levelnya semakin sugestif pula tentunya, sehingga suyet lebih mudah untuk menerima sugesti dari hypnotist.

ISOLASI.
Mamanfaatkan kondisi/keadaan sekitar untuk menambah kenyamanan suyet saat proses hipnosis.

TEMPAT KEDAMAIAN + ANCHOR.
Membimbing suyet menuju tempat yang sangat DAMAI.
Sangat penting, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan (misal Abreaksi/mirip kesurupan).

PEMBERIAN SUGESTI.
Sugesti bisa berupa saran, ajakan, ataupun perintah langsung kepada pikiran bawah sadar.
untuk stagehypnosis (hiburan) biasanya seorang hypnotist memberikan Post Hypnotic Suggestion (PHS) sesuai tingkat kedalaman trance sang suyet, bisa dilihat pada Skala Davis-Husband, LeCron-Bordeaux, atau sekala Arons.

TERMINASI.
Adalah tahap terakhir dalam sesi hipnosis.
berikan sugesti sehat & segar agar suyet tidak merasa pusing dan tidak menjadi kapok untuk dihipnosis lagi.

Kurang lebih begitulah langkah-langkah paling sederhana untuk melakukan hipnotis.
Pertanyaanya adalah :
– Apakah langkah-langkah diatas sudah sampeyan lakukan dengan benar?
– Apakah suyet sampeyan sudah merasa enjoy, nyaman, respek, dan bersedia dengan sukarela untuk dihipnotis?
– Apakah suyet yang sampeyan pilih mempunyai sugestivitas yang bagus?
– Apakah teknik induksi yang sampeyan pakai cocok untuk suyet sampeyan?
– Apakah sugesti yang sampeyan berikan tidak bertentangan dengan kehendak sang suyet?
jika semua pertanyaan diatas jawabannya ‘IYA’, maka saya jamin tidak ada yang namanya GAGAL TOTAL.

Hipnotis Itu Gampang coy…
Jadi jangan dipersulit!!

Sumber: http://hypnosistem.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s