Sejarah kartu remi

Posted: 11 Agustus 2011 in Tak terkategori

Playing Card atau di Indonesia sering disebut Kartu Remi, mungkin datang dari Timur, Mesir atau Arab lalu muncul di Italia (dalam bentuk Tarot/Taroochi ) kira-kira akhir tahun 1200-an. Setelah itu menyebar ke Jerman, Prancis, dan Spanyol.

Mungkin selama ini kita tidak pernah peduli, tapi kartu yang kita kenal adalah jenis kartu dari Inggris. Seperti JACK (J) QUEEN (Q) KING (K) dan ACE (A). Jenis kartu dari Inggris ini dalam satu setnya berjumlah 52 lembar, ditambah dengan JOKER. Ok, let’s to the point…

Ada beberapa fenomena tentang kartu yang sering kita mainkan :

* Jumlahnya 52, kenapa 52 ? Jumlah seminggu dalam setahun adalah 52 dan setiap kartu mewakili satu minggu.

* 52..(5+2) = 7 = 7 hari dalam seminggu.

* Karena dari Inggris yang notabene 4 musim jadi kartunya mempunyai 4 jenis :

Spade (♠) mewakili musim dingin
Heart (♥) mewakili musim gugur
Diamond (♦) mewakili musim semi
Club (♣) mewakili musim panas

* Dalam satu jenis terdapat 13 kartu (dari As s/d King) 13 adalah jumlah minggu dalam satu musim.

* 13 ..(1+3) = 4 = jumlah musim dalam satu tahun = 4 penjuru mata angin.

* Warna merah sama Item, melambangkan Siang dan Malam.

* Kalau angka kartu dalam satu jenis kalian jumlahin semua (As = 1, Jack=11, Queen=12 dan King=13),maka jumlah totalnya adalah 364! Sama dengan jumlah hari dalam satu tahun, ditambah 1 Joker, menjadi 365 hari.
Baca entri selengkapnya »

Hukuman mati dengan sugesti

Posted: 10 Agustus 2011 in Alam Bawah Sadar

Suatu ketika di Negara Eropa, seorang kriminal buronan negara berhasil tertangkap. Sang kriminal adalah buronan kelas kakap yang telah melakukan banyak sekali kejahatan, perampokan, pembunuhan, terorisme dan tidaklah terhitung daftarnya.

Pengadilan Negara menjatuhkan vonis hukuman mati kepadanya dan mereka mulai mendiskusikan hukuman apa yang akan mereka berikan kepada sang kriminal. Mereka memilih beberapa alternatif, diantaranya hukuman gantung, hukuman tembak, kursi listrik, ruang beracun, dll.

Pada saat diskusi tersebut berlangsung, seorang ilmuwan mencadangkan suatu metode baru sebagai percobaan untuk memberi vonis hukuman mati, suatu metode yang tidak pernah dilakukan sebelumnya. Mereka pun mendengarkan ide tersebut dan akhirnya mereka pun menyetujui ide tersebut dan membiarkan sang ilmuwan melakukan riset terhadapnya.

Sang kriminal dimasukkan kedalam suatu ruangan dan dibaringkan dengan tubuh terikat. Matanya ditutup dan dibisikkan

Kamu akan segera dihukum mati! dengan metode terbaru maka urat nadi di pergelanganmu akan kami potong dan darahmu akan segera menetes. Kamu tidak akan merasa sakit karena teknologi yang kami gunakan sangat canggih. Darahmu akan menetes perlahan-lahan dan akanmembiarkan dirimu mendengar suara tetesannya. Secara perlahan kamu akan kehabisan darah dan tubuhmu akan melemah, detak jantungmu semakin perlahan.. semakin lemah.. sampai akhirnya kamu akan mati. Baca entri selengkapnya »

Sugesty buka mata batin

Posted: 8 Agustus 2011 in Alam Bawah Sadar

Bagi yg telah blajar hypnotis, berikut ada cara buka mata bathin agar suyet dapat melihat makhluk halus disekitarnya. Caranya yg harus disiapkan adalah:
1. Mainlah malam hari sekitar jam 9 malam.
2. Cari tempat yg rada sepi.
3. Yg harus diingat adalah suyet akan melihat makhluk halus sungguhan bukan imajinasi dia belaka, jadi harus siap2 nyadarin kalau dia sudah ketakutan agar dia nggak kesurupan. Sugestynya adalah: nanti pd hitungan ke 3 anda akan membuka mata anda & dapat melihat makhluk halus yg ada disekitar kita, anda akan mampu menceritakan kepada kami bentuknya seperti apa, mukanya seperti apa, sekarang saya akan usapkan mata anda agar anda memiliki kemampuan melihat makhluk halus dgn jelas-sejelas-jelasnya. Dgn santai dan rileks anda akan membuka mata anda dan melihatnya dgn jelas seperti apa makhluk halus yg anda lihat…1…2…daaan 3…buka mata anda!”

Sumber: http://www.nuzum.biz

Posted with WordPress for BlackBerry.

Gendam adalah sebuah kemampuan untuk menguasai pikiran seseorang untuk diperdaya, dieksploitasi hartanya dengan menggunakan kekuatan gaib atau dengan teknik tertentu. Berbeda dengan hipnosis yang didukung oleh para tokoh dari kedokteran, spikiater dan psikolog, Pelaku gendam sebagian besar adalah dukun dan penjahat. Tidak semua gendam adalah ilmu gaib, seperti yang saya kira (mungkin juga anggapan Anda) sebelumnya.

Khusus untuk memahami masalah gendam ini, jujur saja, dengan dalih ingin belajar, saya menemui beberapa ahli metafisika dan pelaku gendam yang sudah tobat. Bukan untuk saya manfaatkan, tapi hanya ingin tahu kebenarannya. Kesimpulan saya, ada 3 jenis gendam yang berlaku di masyarakat kita.

Gendam Ilmu Gaib

Terlepas Anda percaya adanya kekuatan gaib atau tidak, fenomena ini memang ada di masyarakat kita. Dalam menguasai pikiran “korban”, gendam jenis ini menggunakan kekuatan gaib atau jasa makhluk gaib (jin). Kemampuan ini tentu tidak banyak yang menguasai karena syaratnya (puasa, pantangan, mantra dsb.) sulit dilakukan. Tata cara memiliki Gendam jenis ini biasanya dianggap menyimpang dari ajaran agama. Anda tidak perlu takut dengan jenis gendam ini. Menurut pengakuan “pelakunya”, hanya orang yang sedang lemah secara emosional atau spiritual saja yang bisa dipengaruhi. Jika Anda selalu berpikir positif, emosi stabil, tidak marah atau sedih, serta rajin berdoa, maka tentu gendam ini bukan ancaman bagi Anda.

Gendam Ramuan

Ada formula ramuan rahasia yang bila terhirup akan menyebabkan pikiran kacau, tidak bisa fokus (konsentrasi) dan kehilangan kontrol pikiran sadar. Ramuan ini dikemas dalam bentuk rokok yang kemudian asapnya ditiupkan kepada calon korban. Tentunya si pelaku sudah meminum obat penawar sebelumnya agar tidak terpengaruh ramuan ini. Setelah 2 sampai 5 menit, korban akan mulai pusing dan kehilangan kontrol. Keadaan “tak sadar” ini berlangsung sekitar 10-15 menit tergantung daya tahan tubuh dan banyaknya asap ramuan yang terhirup oleh korban. Nah, dalam waktu 10-15 menit inilah kesemapatan pelaku kejahatan untuk mempreteli segala yang berharga di tubuh korban.

Gendam Teknik Komunikasi

Gendam jenis ini bisa Anda praktikkan dengan mudah selama Anda percaya diri dan pandai bicara. Sayaratnya korban haruslah orang yang tidak mengenal Anda. Anda tentu pernah menyaksiskan teman Anda yang duduk domlong, matanya mlongo karena berusaha memahami penjelasan dosen yang rumit. Nah itulah inti dari teknik ini, sibukanlah pikiran korban dan jangan beri dia kesempatan untuk banyak bicara niscaya Anda dapat memperdayanya dalam beberapa saat. Beginilah caranya:

*

Pilih korban yang kira-kira mudah panik.
*

Sapalah korban dengan mantap menatap matanya, seolah-olah Anda adalah teman lama yang sudah lama tidak bertemu. Buatlah sapaan yang fantastis.
*

Saat korban sibuk mengingat siapa Anda, serang dia dengan pertanyaan.
*

Tanyakan sesuatu yang jawabannya memerlukan proses berpikir. Banjiri pikirannya dengan pertanyaan yang sulit dipahami atau sulit dijawab. Tumpuk dan tumpuk pertanyaan itu, sehingga belum selesai ia memikirkan satu jawaban, si korban sudah mendapat masukan berupa pertanyaan atau informasi lain yang sulit dimengerti.
*

Jangan biarkan korban memalingkan mata dari tatapan Anda. Ikuti gerak bola matanya agar selalu nyambung dengan mata Anda.
*

Bila tatapan matanya sudah kosong, maka Anda bisa meminta segala yang berharga dari korban
*

Setelah, berhasil segeralah lari atau bersembunyi, karena korban akan sadar dalam 30 detik setelah Anda tinggalkan.

Memang sengaja saya menjelaskan Gendam Komunikasi ini layakanya sebuah panduan yang patut Anda coba. Saya tidak berniat mengajari agar Anda bisa ambil bagian dalam meramaikan dunia kriminal di Indonesia. Namun jika hal itu terjadi, jangan lupa bagi hasil sama saya, tapi jangan libatkan saya bila Anda tertangkap polisi. Setuju? He..he..

Harapan saya, dengan memahami proses Gendam Komunikasi ini, Anda bisa lebih waspada terhadap orang yang sok kenal sok dekat di depan Anda. Gendam Teknik Komunikasi ini memang mirip dengan teknik induksi dalam hipnosis, tetapi ada perbedaan sangat besar.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Posted: 26 Juli 2011 in Alam Bawah Sadar

Selama ini meditasi diketahui dapat membuat orang menjadi lebih tenang. Tapi ternyata meditasi juga dapat membantu menghilangkan rasa sakit yang lebih ampuh dibanding obat.

Para peneliti telah menemukan hanya melakukan satu jam latihan meditasi bisa mengurangi rasa sakit dan memiliki efek yang jangka panjang. Teknik ini bekerja dengan menenangkan rasa sakit di area otak.

“Ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa meditasi selama 1 jam secara dramatis bisa mengurangi rasa sakit dan menenangkan aktivasi otak yang terkait dengan nyeri,” ujar Dr Fadel Zeidan dari Wake Forest Baptist Medical Center di Carolina Utara, seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (6/4/2011).

Untuk studi ini para partisipan mempelajari teknik meditasi yang dikenal dengan focused attention, yaitu bentuk meditasi kesadaran yang mana seseorang diajarkan untuk berkonsentrasi pada pernapasan dan melepaskan pikiran yang mengganggu serta emosi.

Lalu di kaki kanan partisipan diletakkan perangkat yang bisa memicu rasa sakit. Aktivitas otak dari partisipan diuji dengan menggunakan ASL MRI (arterial spin labelling magnetic resonance imaging) sebelum dan sesudah meditasi.

Dr Zeidan menuturkan scan yang dilakukan setelah meditasi menujukkan adanya penurunan rasa nyeri yang berkisar antara 11-93 persen. Pada saat yang sama meditasi secara signifikan mengurangi aktivitas otak di primary somatosensory cortex, yaitu area krusial yang terlibat dalam menciptakan rasa dan terkait dengan stimulus menyakitkan.

“Kami menemukan efek yang besar yaitu sekitar 40 persen pengurangan intensitas nyeri dan 57 persen mengurangi rasa nyeri yang tidak menyenangkan. Hasil ini menunjukkan meditasi bisa mengurangi rasa sakit yang lebih besar daripada morfin atau obat penghilang rasa sakit,” ujar Dr Zeidan.

Dr Zeidan percaya bahwa meditasi memiliki potensi besar untuk digunakan secara klinis, karena dengan latihan kecil bisa memberikan efek yang dramatis dan efektif mengurangi rasa sakit tanpa menggunakan obat.

Sumber: http://m.detik.com/read/2011/04/06/113123/1609747/766/meditasi-lebih-ampuh-kurangi-rasa-sakit-dibanding-obat

Posted with WordPress for BlackBerry.

Bukanlah hal yang mengejutkan jika selama meditasi otak mengalami relaksasi. Yang mengejutkan adalah bahwa meditasi mungkin memiliki efek jangka panjang pada arsitektur otak yang membuat otak selalu muda dan memperlambat penuaan.

Sara Lazar dan timnya di Harvard University mempelajari meditator (orang yang bermeditasi), yang telah berlatih seni meditasi selama 6 jam per minggu dalam sembilan tahun.

Para peneliti menemukan bahwa anterior insula kanan dan korteks prefrontal di otak para meditator yang berpengalaman ini ternyata lebih tebal daripada non meditators pada usia yang sama.

Lazar berpendapat, proses meditasi lah yang membalik proses penipisan struktur otak yang biasanya terjadi dari waktu ke waktu. Bagian otak prefrontal cortex adalah pusat proses berpikir dan perencanaan, dan meditasi dapat berfungsi membantu otak yang mengalami penuaan agar berfungsi seperti otak muda.

Baru-baru ini, sebuah penelitian dari UCLA menunjukkan bahwa orang yang bermeditasi juga memiliki koneksi yang kuat antar daerah di otaknya. Penelitian tersebut juga memperlihatkan berkurangnya penyusutan otak yang biasanya terjadi seiring pertambahan usia. Koneksi yang kuat ini akan mempengaruhi kemampuan sinyal-sinyal listrik untuk sampai ke otak. Dan secara signifikan, efek ini terjadi seluruh otak, bukan hanya di daerah tertentu.

Asisten profesor di Laboratorium Neuro Imaging UCLA, Eileen Luders dan rekan-rekannya telah menemukan adanya perbedaan otak antara meditator dan kontrol yang melibatkan jaringan berskala besar seperti bagian otak frontal, temporal, parietal dan oksipital lobus dan corpus callosum anterior, serta struktur limbik dan batang otak.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa meditator selama jangka panjang memiliki serat materi putih yang lebih banyak, lebih padat atau lebih terisolasi di seluruh otak,” kata Luders seperti dilansir dari psychologytoday, Senin (25/7/2011).

“Kami juga menemukan bahwa penurunan jaringan materi putih yang berkaitan dengan usia normal jauh berkurang pada praktisi meditasi yang aktif. Ada kemungkinan bahwa para meditasi aktif, terutama selama periode waktu yang panjang, dapat menyebabkan perubahan pada tingkat mikro-anatomi,” ujar Luders.

Menurut Luders, meditasi mungkin tidak hanya menyebabkan perubahan anatomi otak yang disebabkan oleh adanya rangsang pertumbuhan baru tetapi meditasi juga dapat mencegah kerusakan otak.

“Artinya, jika dilakukan secara teratur dan selama bertahun-tahun, meditasi dapat memperlambat penuaan terkait atrofi otak dan dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh secara positif,” kata Luders.

Meskipun tergoda untuk berasumsi bahwa perbedaan antara kedua kelompoklah yang sebenarnya membenarkan efek pengaruh meditasi, masih ada pertanyaan yang belum terjawab, yaitu otak yang alami versus otak karena pelatihan.

“Ada kemungkinan bahwa meditator mungkin pada dasarnya memiliki otak yang berbeda. Misalnya, anatomi otak tertentu pada meditator mungkin telah menarik individu itu berkeinginan untuk meditasi atau membantu mempertahankan suatu latihan yang sedang berlangsung. Artinya bahwa meningkatnya konektivitas serat pada meditator menyebabkan kecenderungan untuk melakukan meditasi, bukannya konsekuensi dari praktik meditasi tersebut,” jelas Luders.

Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut memang diperlukan sebelum meditasi dapat direkomendasikan sebagai cara untuk menyehatkan otak. Namun demikian, Luders yang juga sebenarnya adalah seorang meditator mengatakan, “Meditasi tampaknya menjadi latihan mental yang kuat dan berpotensi mengubah struktur fisik otak”.

Sumber: http://m.detik.com/read/2011/07/25/071504/1688356/766/meditasi-bisa-membuat-kinerja-otak-selalu-muda

Posted with WordPress for BlackBerry.

Saat ini belum banyak orang yang mau melakukan meditasi, padahal kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi tubuh dan kesehatan. Ini dia 4 alasan seseorang harus melakukan meditasi.

Meditasi merupakan kegiatan yang memainkan peran pikiran, perasaan, tindakan dan sensasi tubuh secara obyektif serta sudah terbukti bisa meredakan nyeri. Hal ini karena nyeri tidak hanya peran dari sensor peraba, tapi juga emosional, pikiran dan perasaan yang berkecamuk sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.

“Karena semua pikiran bergejolak maka akan menimbulkan sensasi yang tidak menyenangkan. Tapi kalau seseorang bermeditasi maka ia dapat fokus sehingga mengurangi penderitaan,” ujar Jon Kabat Zinn, PhD, seorang profesor di University of Massachusetts, seperti dikutip dari Prevention.com, Senin (17/1/2011).

Berikut ini adalah 4 alasan yang membuat seseorang harus melakukan meditasi untuk meningkatkan kesehatannya yaitu:

1. Mengendalikan emosi makan
Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan meditasi bisa mengendalikan emosi seseorang untuk makan secara berlebihan sehingga kehilangan kontrol. Dengan meditasi, emosional makan seseorang berkurang sekitar 4 kali lipat per minggunya.

Teknik yang bisa dilakukan seperti meditasi kismis yang dirancang untuk mengganggu hubungan emosional dengan makanan. Pegang kismis (atau cemilan lainnya) dan periksa seolah-olah belum pernah melihatnya. Perhatikan bagaimana buah tersebut terasa di jari-jari, menghirup aromanya, masukkan kismis ke bibir dan perhatikan bagaimana air liur yang keluar, kunyah secara perlahan sambil dirasakan hingga akhirnya tertelan.

2. Meningkatkan semangat dan imunitas
Meditasi bisa mengurangi kecemasan sebesar 44 persen dan gejala depresi sebesar 34 persen yang secara bersamaan meningkatkan imunitas. Stres dan depresi yang berkurang akan berdampak pada peningkatan semangat.

Cara meditasi yang dilakukan bisa dengan berjalan perlahan-lahan secara bolak-balik atau melingkar di tempat yang tenang. Rentangkan pandangan ke depan dan fokus pada satu aspek. Lakukan hal ini selama 10 menit.

3. Mengurangi rasa sakit
Berdasarkan studi oleh University of Pittsburgh diketahui meditasi dapat membantu orang dewasa mengatasi rasa sakit kronis di pinggang. Dengan melakukan meditasi 4 hari seminggu seseorang bisa memperbaiki fungsi fisiknya, mengurangi rasa sakit yang diderita serta mengurangi asupan obat-obatan.

Cobalah berbaring dengan mata tertutup, lalu fokus pada setiap sensasi yang terasa mulai dari jari kaki kiri, pergelangan kaki, tulang kering, lutut dan paha, ulangi hal yang sama untuk kaki kanan. Selanjutnya pindah ke pinggang, punggung, dada, bahu, kedua lengan, leher, tenggorokan, wajah, bagian belakang kepala dan bagian atas kepala. Lakukan selama 10-20 menit sambil menarik napas secara teratur.

4. Memperkuat hubungan
Studi terbaru dari University of North Carolina-Chapel Hill menemukan bahwa teknik-teknik meditasi bisa meningkatkan hubungan pribadi dengan pasangan. Pasangan yang melakukan meditasi selama 8 minggu merasa jauh lebih puas dengan hubungannya dibanding sebelum meditasi, serta melaporkan berkurangnya kadar stres dalam hubungan. Cobalah melakukan meditasi dengan cara ‘Say Hello’ pada orang lain atau pasangan serta berusaha untuk meningkatkan keintiman.

Sumber: http://m.detik.com/read/2011/01/17/171629/1548572/766/4-alasan-orang-butuh-meditasi

Posted with WordPress for BlackBerry.